Oleh: Firman Yusi | 30 Maret 2010

Corporate Social Responsibility

Mulai hari ini, selain menuliskan gagasan, ide dan pendapat, saya, Firman Yusi juga akan menuliskan satu per satu resensi koleksi buku yang saya miliki.  Harapannya tentu saja mudah-mudahan ini bermanfaat bagi siapapun yang membacanya.

Koleksi buku pertama yang saya publikasikan berjudul Corporate Social Responsibility, buku ini diterbitkan oleh Indonesia Center for Sustainable Development (ICSD) sebuah Organisasi Nirlaba yang khusus bekerja untuk isu-isu pembangunan berkelanjutan.  Buku ini ditulis oleh pegiat di organisasi ini masing-masing Arif Budimanta, Adi Prasetijo dan Bambang Rudito. Buku yang saya miliki merupakan cetakan kedua, tahun 2008.  Sedangkan cetakan pertamanya terbit tahun 2004.

Buku ini mengupas secara mendalam apa itu Corporate Social Responsibility (CSR), sehingga penting untuk menjadi referensi bagi kalangan pengusaha atau pihak manapun yang berminat untuk memperdalam pengetahuan bagaimana seharusnya pihak perusahaan (corporate) bersikap terhadap lingkungan sosialnya sebab sesungguhnya sebuah corporate adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat yang lebih luas.

Buku ini juga mengembangkan paradigma yang relatif masih baru di Indonesia, yaitu cara berfikir bahwa antara corporate dan masyarakat disekitarnya bukanlah dua pihak yang berada dalam posisi berhadap-hadapan, akan tetapi justru keduanya adalah bagian tak terpisahkan yang saling menunjang.  Pun demikian dengan pemerintah lokal, keberhasilan program CSR akan juga dipengaruhi oleh komitmen pemerintah lokal dalam upaya mengarahkan hingga CSR benar-benar menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan kesejahteraan masyarakat.

Sebenarnya muara dari CSR adalah kemampuan sebuah corporate untuk melakukan pengembangan bagi masyarakat disekitarnya.  Corporate dituntut untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya, komuniti dan stakeholder yang terkait dengannya.

Untuk keberhasilan program CSR-nya, corporate memerlukan hubungan timbal balik dengan institusi lain.  Dengan menggunakan pendekatan CSR, corporate tidak hanya mendapatkan keuntungan ekonomi, tetapi juga keuntungan secara sosial.  Keuntungan sosial ini akan berdampak pada keberlanjutan aktivitas corporate yang akan terselenggara dengan baik bila ia mampu mengembangkan komuniti dan stakeholder disekitarnya, secara tidak langsung, CSR akan mencegah konflik yang terjadi antar pihak.



Responses

  1. Dahulunya disebut CD Comunity development, perusahaan menyisihkan sebagian dari keuntungannya untuk digunakan pembangunan sosial lingkungan dimana perusahaan beroperasi. Sekarang CSR,, corporate ( perusahaan besar atau beberapa perusahaan menyisihkan … % keuntungan) sebagai tanggungjawab sosial.

    Teruskan tulisannya, kami selalu mengikuti. Salam

  2. eh.eh.. terima kasih telah mereview buku saya
    salam kenal


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: