Oleh: Firman Yusi | 25 Maret 2010

Rumah Belajar, Rumah Kreatifitas

Sebuah mimpi yang ingin sekali saya wujudkan.  Semoga saja apa yang menjadi mimpi ini bisa terwujud.  Saya ingin sekali di Tabalong ada sebuah tempat, sebuah “Rumah” yang menjadi wadah remaja dan kaum muda Tabalong berinteraksi, berkreativitas, mengembangkan wawasan, mengeksplorasi bakat dan kemampuan.  Wadah yang memberi ruang bagi remaja dan kaum muda Tabalong untuk menunjukkan eksistensinya dan bersama-sama belajar mengembangkan diri untuk menghadapi tantangan di masa yang akan datang yang tentunya kian hari akan kian berat.

Saya menyebutnya sebagai “Rumah Belajar” sebuah rumah alternatif bagi kaum muda, menjadi rumah remaja dan kaum muda dengan fasilitas yang menunjang bagi eksplorasi semua potensi yang mereka miliki, rumah yang mendorong remaja dan kaum muda memanfaatkan “energi lebih” yang dimilikinya untuk menciptakan inovasi-inovasi sederhana tapi bermanfaat, rumah yang mengajarkan bertahan hidup ditengah arus global yang kian berat membebani langkah kelompok ini di masa yang akan datang, rumah yang menciptakan generasi Tabalong yang diperhitungkan dipercaturan kehidupan global.

Rumah ini menyediakan beberapa fasilitas bagi remaja dan kaum muda, antara lain adalah :

  1. Rumah Baca, sebuah perpustakaan plus, dimana remaja dan kaum muda tak hanya “membaca” buku sebagai jendela dunia pengetahuan, tapi bersama-sama belajar mengeksplorasinya lebih dalam, mengungkap makna-makna tersurat dan tersirat.  Aktivitas ini mendorong mereka untuk berfikir kritis dan analitis serta mampu menyampaikannya dalam forum-forum diskusi kecil diantara mereka.  Nilai plus lainnya yang diharapkan lewat aktivitas ini adalah kemampuan berbicara didepan publik (public speaking) yang memadai.  sebuah penelitian menunjukkan kalau kemampuan public speaking akan berpengaruh besar terhadap masa depan seseorang, apalagi jika didukung daya kritis dan analitisnya dalam menghadapi persoalan.
  2. Rumah Multimedia, adalah program yang memanfaatkan multimedia sebagai wadah pengembangan diri, mendorong penggunaan blog di dunia maya untuk menuliskan berbagai kreatifitas, gagasan, inovasi atau karya-karya seni, mengajarkan kepercayaan diri untuk menyampaikan pendapat, sikap dan analisis terhadap suatu kondisi. Melakukan diskusi-diskusi tentang pesan yang terkandung dalam film yang ditonton bersama, mengambil saripati manfaat dari dunia internet dan film. Untuk itu di Rumah Belajar disediakan akses gratis/murah internet melalui wi-fi dan PC yang bisa dimanfaatkan anggotanya (remaja dan kaum  muda).
  3. Rumah Kreatifitas, rumah kreatifitas adalah program yang mendorong kreatifitas dan inovasi kaum muda. Secara berkala diselenggarakan pelatihan keterampilan sederhana tapi bermanfaat (pembuatan barang kerajinan, pembuatan sasirangan, pemanfaatan limbah kertas, pemanfaatan limbah plastik dll) yang kemudian diiringi dengan kompetisi-kompetisi bagi pengembangan atas pengetahuan yang telah dimiliki.  Tujuannya adalah menciptakan generasi yang kreatif, membiasakan diri melakukan inovasi-inovasi dengan pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki, berani melakukan eksperimen-eksperimen.  Sikap seperti ini adalah sikap generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.
  4. Rumah Apresiasi,  strategi rumah apresiasi adalah rumah yang memberi ruang bagi dihargainya karya inovatif remaja dan kaum muda, semua karya inovatif dari berbagai bidang dipamerkan kepada publik, memunculkan rasa bangga berkarya yang pada akhirnya mendorong remaja dan kaum muda untuk terus menghasilkan karya inovatif.
  5. Rumah Peduli, mengembangkan sikap peduli remaja dan kaum muda terhadap persoalan sosial yang terjadi disekitarnya, membangun semangat solidaritas sosial yang menciptakan generasi muda dengan sikap empati yang tinggi terhadap kelompok lain yang termarginalkan, mengembangkan sikap peduli terhadap alam dan lingkungan.

Tujuan dari semua ini tak lain adalah untuk menciptakan generasi Tabalong yang lebih siap, eksis di dunia global dengan bekal pengetahuan dan daya adaptasi yang tinggi karena dukungan pola pikir kreatif dan inovatif serta peduli dengan kondisi alam dan sosial disekitarnya.

Ada yang mau urung rembuk gagasan? Ada yang tak mendukung dengan alasan tertentu? Ada yang mendukung? Ada yang bersedia bergandeng tangan berusaha mewujudkannya? (FIRMAN YUSI, SP)


Responses

  1. hmmmmm…..nice info gan….thanx

    DOWNLOAD E-BOOK AKHIR ZAMAN GRATISS
    http://penuai.wordpress.com/download-ebook-fakta-akhir-zaman-gratisss

  2. Ide yg cemerlang, salut, mendukung dan tut wuri handayani.

    Ini perlu kerjasama dgn pihak dlm hal finansial, fasilitas dan tenaga profesional dlm berbagai bidang.
    Selamat, semoga bisa diwujudkan, tks

    • Pa H. Husni, memang proposalnya lagi diajukan ke sebuah lembaga yang mengkin bisa membantu mendonasi, tapi kami belum dapat kabar, pak. Mohon do’anya biar bisa segera terwujud….

  3. amazing…!!!!Idealisme yang Luar Bias.
    mas firman kami satu tujuan dengan anda, generasi bangsa harus di dampingi ke arah yang lebih baik. dengan cara di didik, dibina dan dilatih ke hal yang positive. Saya juga sedang berjalan merintis RUMAH BELAJAR, KREATIVITAS DAN SENI ” SMART GENERATIONS” yang berada diwilayah PASER Kaltim.Tetanggaan kita

  4. Semangat…semangat


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: