Oleh: Firman Yusi | 22 Maret 2010

Go Green

Tolong direnungkan baik”. Saya mohon… Dalam 10 bulan kedepan, bumi kita akan lebih panas 3 derajat celcius dr skrg.. Glasier (es abadi) gunung himalaya kita mencair dengan kecepatan SANGAT TINGGI. Jadi ayo kita ulurkan tangan dan bergabung untuk menyelamatkan bumi dan kampanyekan GO GREEN. -Tanam lebih banyak pohon- -Efisienkan penggunaan air- -Hemat listrik & bahan bakar minyak- -Kurangi penggunaan kertas dan tissue- -Stop minta kantong plastik- -Jangan gunakan atau membakar plastik- Saya mohon jangan hapus pesan ini sebelum diforward mengatasnamakan Anda dipaling bawah untuk menunjukkan Anda BENAR” PEDULI. Selamatkan bumi, Maaf kalau mengganggu, tetapi bumi kita sedang TERANCAM. Kita perlu memikirkan ini.
Mulailah dengan sesuatu yang sederhana, yang paling mungkin anda lakukan, tapi berdampak besar jika anda lakukan, lalu anda ajak kawan-kawan anda melakukannya bersama-sama dan semakin banyak orang yang melakukannya, maka semakin besar pula pengaruhnya. Contoh kecil adalah mengurangi penggunaan kertas, membiasakan diri mengirim surat elektronik, membaca softcopy file, selembar kertas berhasil dikurangi dalam sehari oleh satu orang, maka berjuta-juta ton kertas jika semua manusia melakukannya, berarti menyelamatkan lebih banyak nyawa tumbuhan yang memberi kesejukan bagi bumi ini.
Menghemat BBM dengan sedikit mungkin menggunakan kendaraan bermotor dalam sehari, berkongsi berkendara dengan famili atau kawan sejawat, mengurangi penggunaan bahan bakar fosil berarti mengurangi emisi gas buang mesin, mengurangi pula kecepatan pemanasan bumi, jika hari ini anda melakukannya dan terus melakukannya serta mengajak famili dan sejawat anda, bisa kita bayangkan dampaknya bagi bumi yang kita tinggali ini.
Menanam pohon setiap hari penting anda, ulang tahun kelahiran, ulang tahun perkawinan, merayakan kelahiran si kecil, merayakan si kecil yang jadi juara kelas dengan menanam dan menanam pohon dilingkungan anda, jika bisa dilakukan perannya juga tak kalah besar, apalagi bisa mengajak tetangga dan saudara-saudara anda.
Selamatkan Bumi, karena disinilah satu-satunya rumah kita, jangan biarkan dia hancur. Kehancurannya berarti kehancuran rumah besar kita semua. Go Green (FIRMAN YUSI)


Responses

  1. saya bukan menganggap tidak penting issu-issu global di bidang lingkungan hidup.Tapi sesuai dengan misi untuk memajukan daerah Tabalong dan memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dan Pemerintah Tabalong,bisakah dipetakan masalah-masalah fundamental yang perlu dicarikan solusi alternatifnya.Baik di bidang politik-pemerintahan,ekonomi lokal,pendidikan,kesehatan,lingkungan dst yang kini sedang menjadi problem mendasar masyarakat.Hal ini penting agar pikiran-pikiran yang kita kemukakan benar-benar pikiran yang membumi,dan persoalan yang ada di depan mata.Bukan persoalan yang masih mengawang-awang.

    • terima kasih atas kritiknya, tapi saya menyampaikan apa yang sudah saya lakukan, menghemat kertas, menghemat BBM, menanam pohon, karena saya merasa perbuatan itu tidak sia-sia, menghemat kertas dan BBM berarti juga menghemat biaya, secara ekonomis ini berdampak baik. saya juga ingin mengajak orang secara individual menyadari bahwa kelestarian alam penting untuk kita semua, bumi ini adalah tempat satu-satunya kita hidup, seperti rumah besar kita yang harus kita jaga kenyamanannya untuk kita tinggali. kalau hari ini saya melakukan itu, besok saya bisa mengajak saudara saya yang lain, besoknya kawan-kawan saya, maka setiap hari ada penghematan besar-besaran terhadap sumber daya alam, dan kita bisa mewariskan tempat hidup yang nyaman kepada anak cucu kita. kita tentu tak ingin egois, menikmati kenyamanan ini tapi suatu saat anak kita menderita karena kondisi alam yang tak terselamatkan. ada sebuah hasil penelitian yang saya baca misalnya menyebutkan bahwa jumlah manusia yang mati karena kualitas air yang makin rusak itu jumlahnya lebih banyak dibanding yang mati karena perang. bahkan perkiraan di ujung abad 21 ini, manusia akan berperang memperebutkan sumber-sumber air karena jumlahnya yang makin terbatas. Dunia macam inikah yang kita ingin wariskan?

  2. saya sangat berempaty dengan apa yang anda sampaikan dalam blog yang saudara firman buat ini. permasalahan lingkungan di dunia ini sudah sangat kompleks. satu sisi lingkungan menyediakan apa yang dibutuhkan manusia untuk hidup dan meningkatkan kwalitas kehidupan, disisi lain lingkungan juga menyimpan bom waktu yang siap mengubur manusia ke dalam bencana yang mengerikan. di kabupaten Tabalong sendiri kita sudah tahu bahwa lingkungan akhirnya harus tunduk di exploitasi dan dikeruk habis-habisan hanya untuk memenuhi kebutuhan listrik manusia, yang pasti bukan manusia yang berada di tabalong ini. jadi satu sisi kompleksitas dan dilema lingkungan selalu berputar ditangan manusia itu sendiri. pilihan untuk meruduksi bencana dengan berhemat energi dalam setiap napas kehidupan kita adalah satu dari sekian solusi yang cerdas tapi sulit diterapkan di masyarakat kita yang terlanjur manja dengan energi yang katanya berlimpah ruah dan mudah di dapat, dan disisi lain masyarakat kita yang kulturnya adalah mencontoh orang yang dituakan / pimpinan juga menjadi akibat yang harus dibayar dinegeri ini. hemat energi harus dimulai dari kesadaran pemerintah sendiri untuk menyadarkan rakyat akan betapa mahalnya harga yang harus dibayar oleh akibat mahluk yang bernama ‘energi’ ini. dengan melihat realita yang ada bagaimana mungkin masyarakat hemat sedang pimpinan nya juga mencontohkan hal yang salah seharusnya untuk penghematan cukuplah para pejabat publik memilih mobil operasionalnya yang hemat energi dan ber ‘CC’ kecil. tapi apa sebaliknya pejabat kita kalo memilih mobil selalu mengutamakan mobil yang ber’CC’ besar, mungkin mereka mikir uang untuk isi bensinnya tidak mereka juga yang membayar. jadi selama pemimpin kita tidak pernah merasa risih atau berhemat maka wajar rakyatnya akan meniru pemimpinnya. dan ini salah satu logika mengapa rakyat kita tidak mau berhemat.

  3. tambah panas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: